17 Mei 2013

Alergi? Pelajari Yuk, Bu...


Alergi termasuk gangguan yang menjadi permasalahan kesehatan penting pada usia anak. Gangguan ini ternyata dapat menyerang semua organ tanpa terkecuali. Mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan berbagai bahaya dan komplikasi yang mungkin bisa terjadi. Belakangan terungkap bahwa alergi menimbulkan komplikasi yang cukup berbahaya, karena alergi dapat mengganggu semua organ atau sistem tubuh kita termasuk gangguan fungsi otak. 

Gangguan fungsi otak itulah maka timbul gangguan perkembangan dan perilaku pada anak seperti gangguan konsentrasi, gangguan emosi, keterlambatan bicara, gangguan konsentrasi hingga memperberat gejala penderita Autis dan ADHD. Gejala alergi pada bayi sering dicetuskan dan disebabkan karena banyak faktor. Tetapi yang paling sering terjadi justru dipicu atau diperberat karena infeksi virus ringan yang tidak terdeteksi. Sedangkan faktor lainnya dengan manifestasi lebih ringan disebabkan karena  diet ibu bila minum ASI dan makanan yang dikonsumsi termasuk susu sapi.

Seringkali dokter atau orangtua sulit membedakan faktor mana yang menjadi penyebab, bahkan seringkali setiap kali timbul gejala alergi langsung divonis alergi susu sapi dan harus ganti susu khusus padahal belum tentu alergi susu sapi.

Deteksi dan pencegahan alergi sejak bayi penting karena dapat mencegah atau menghilangkan perjalanan alamiah alergi jangka panjang (allergy March). Perjalanan alamiah alergi jangka panjang adalah gejala alergi setiap usia dan setiap orang akan berbeda. Pada kelmpok tertentu usia di bawah 5 tahun akan mengaklami sensitif saluran cerna dan kulit, usia 5-12 tahun asma dan sering pilek pada usia di atas 15 tahun lebih sensitif hidung atau sinusitis.

Melihat demikian luas dan banyaknya pengaruh alergi yang mungkin bisa terjadi, maka deteksi dan pencegahan alergi sejak dini sebaiknya dilakukan. Gejala serta faktor resiko alergi dapat dideteksi sejak lahir, bahkan mungkin sejak dalam kandungan. Alergi makanan tidak terjadi pada semua orang, tetapi sebagian besar orang mempunyai potensi menjadi alergi. Tampaknya sebagian besar orang bila dicermati pernah mengalami reaksi alergi. Namun sebagian lainnya tidak pernah mengalami reaksi alergi. Terdapat 3 faktor penyebab terjadinya alergi makanan, yaitu faktor genetik, imaturitas usus, pajanan alergi yang kadang memerlukan faktor pencetus.

Alergi dapat diturunkan dari orang tua atau kakek dan nenek pada penderita. Bila ada orang tua menderita alergi kita harus mewaspadai tanda alergi pada anak sejak dini. Bila ada salah satu orang tua yang menderita gejala alergi maka dapat menurunkan resiko pada anak sekitar 20 – 40%, ke dua orang tua alergi resiko meningkat menjadi 40 – 80%. Sedangtkan bila tidak ada riwayat alergi pada kedua orang tua maka resikonya adalah 5 – 15%. Pada kasus terakhir ini bisa saja terjadi bila nenek, kakek atau saudara dekat orang tuanya mengalami alergi.

Perilaku yang sering menyertai penderita alergi pada bayi :

1. GANGGUAN NEURO ANATOMIS : Mudah kaget bila ada suara yang mengganggu. Gerakan tangan, kaki dan bibir sering gemetar. Kaki sering dijulurkan lurus dan kaku. Breath Holding spell : bila menangis napas berhenti beberapa detik kadang disertai sikter bibir biru dan tangan kaku. Mata sering juling (strabismus). Kejang tanpa disertai ganggguan EEG (EEG normal).

2. GERAKAN MOTORIK BERLEBIHAN : Usia < 1 bulan sudah bisa miring atau membalikkan badan. Usia < 6 bulan: mata/kepala bayi sering melihat ke atas. Tangan dan kaki bergerak berlebihan, tidak bisa diselimuti (“dibedong”). Kepala sering digerakkan secara kaku ke belakang, sehingga posisi badan bayi “mlengkung” ke luar. Bila digendong tidak senang dalam posisi tidur, tetapi lebih suka posisi berdiri.Usia > 6 bulan bila digendong sering minta turun atau sering bergerak/sering menggerakkan kepala dan badan atas ke belakang, memukul dan membentur benturkan kepala. Kadang timbul kepala sering bergoyang atau mengeleng-gelengkan kepala. Sering kebentur kepala atau jatuh dari tempat tidur.

3. GANGGUAN TIDUR : biasanya malam - pagi  gelisah,bolak-balik ujung ke ujung; bila tidur posisi “nungging” atau tengkurap; berbicara, tertawa, berteriak dalam tidur; sulit tidur atau mata sering terbuka pada malam hari tetapi siang hari tidur terus. usia lebih 9 bulan malam sering terbangun atau tiba-tiba duduk dan tidur lagi.

4. AGRESIFITAS MENINGKAT : pada usia lebih 6 bulan sering memukul muka atau menarik rambut orang yang menggendong. Sering menarik puting susu ibu dengan gusi atau gigi, menggigit, menjilat tangan atau punggung orang yang menggendong. Sering menggigit puting susu ibu bagi bayi yang minum ASI, Setelah usia 4 bulan sering secara berlebihan memasukkan sesuatu ke mulut. Tampak anak sering memasukkan ke dua tangan atau kaki ke dalam mulut. Tampak gampang seperti gemes atau menggeram.

5. GANGGUAN KONSENTRASI : cepat bosan terhadap sesuatu aktifitas bermain, memainkan mainan, bila diberi cerita bergambar sering tidak bisa lama memperhatikan. Bila minum susu sering terhenti dan teralih perhatiannya dengan sesuatu yang menarik tetapi hanya sebentar.

6. EMOSI MENINGKAT : sering menangis, berteriak dan bila minta minum susu sering terburu-buru tidak sabaran. Sering berteriak dibandingkan mengiceh terutama saat usia 6 bulan.

7. GANGGUAN MOTORIK KASAR, GANGGUAN KESEIMBANGAN DAN KOORDINASI : Pada pola perkembangan normal adalah blak-balik, duduk, merangkak, berdiri dan berjalan sesuai usia. Pada gangguan keterlambatan motorik biasanya bolak balik pada usia lebih 5 bulan, usia 6 – 8 bulan tidak duduk dan merangkak, setelah usia 8 bulan langsung berdiri dan berjalan.

8. GANGGUAN ORAL MOTORIK DAN KETERLAMBATAN BICARA : Kemampuan bicara atau ngoceh-ngoceh hilang dari yang sebelumnya bisa. Bila tidak ada gangguan kontak mata, gangguan pendengaran, dan gangguan intelektual biasanya usia lebih 2 tahun membaik. 

9. GANGGUAN MENGUNYAH DAN MENELAN : Gangguan makan makanan padat, biasanya bayi pilih-pilih makanan hanya bisa makanan cair dan menolak makanan yang berserat. Pada usia di atas 9 bulan yang seharusnya dicoba makanan tanpa disaring tidak bisa harus di blender terus sampai usia di atas 2 tahun.

10. IMPULSIF : Banyak tersenyum dan tertawa berlebihan, lebih dominan berteriak daripada mengoceh.

11. MEMPERBERAT ADHD DAN AUTI : Jangka panjang akan memperberat gangguan perilaku tertentu bila anak mengalami bakat genetik seperti ADHD (hiperaktif) dan AUTIS (hiperaktif, keterlambatan bicara, gangguan sosialisasi). Tetapi alergi bukan penyebab Autis tetapi hanya memperberat. Penderita alergi dengan otak yang normal atau tidak punya bakat Autis tidak akan pernah menjadi Autis.

Gejala alergi pada bayi selain makanan justru paling sering seringkali diperberat saat sakit atau terjadi oleh infeksi  berupa infeksi virus, bakteri atau infeksi lainnya. Paling sering di antaranya adalah infeksi virus. Pada bayi tanda dan gejala infeksi virus ringan ini lebih sulit dikenali. Biasanya hanya berupa badan sumer teraba hangat hanya di kepala, telapak tangan dan badan bila diukur suhu normal. Biasanya disertai bersin, batuk sekali-sekali dan pada anak bayi tertentu nafas bunyi grok-grok.  

Flu pada bayi jarang sekali menimbulkan hidung meler biasanya hanya basah sedikit di sekitar hidung atau batuk sekali-sekali karena refleks batuk pada bayi basih belum sempurna.  Bahkan sebagian dokter menilai gejala infeksi virus tersebut dianggap sebagai gejala alergi.Pada keadaan sakit seperti itu biasanya ada kontak yang sakit flu, demam, batuk atau infeksi virus ringan lainnya di dalam di rumah. Sayangnya orangtua juga sering tidak menyadari bahwa selama ini sering terkena infeksi virus yang gejalanya tidak khas tersebut. Gejala infeksi virus yang ringan yang dialami oleh penderita dewasa berupa badan ngilu, terasa pegal,nyeri tenggorokan atau kadang disertai  sakit kepala. Gejala ringan, tidak khas dan cepat membaik ini sering dianggap “gejala mau flu tidak jadi”, masuk angin, kurang tidur, panas dalam atau kecapekan

MENCEGAH ALERGI

Langkah-langkah berikut membantu mecegah bayi alergi :
- Masa bahaya terhadap kepekaan adalah empat sampai enam bulan pertama, jadi tundalah penyapihan dan teruskan memberi ASI atau susu formula selama masa ini. Bayi ibu akan mendapat semua nutrisi yang dibutuhkan dari ASI atau susu formula sampai usianya enam bulan.

- Selama memberi ASI ibu pun harus berhati-hati terhadap makanan yang berpotensi menimbulkan alergi, untuk menghindarkan bayi dari alergi melalui ASI.

- Perkenalkan bayi pada makanan padat satu demi satu. Beri jarak waktu beberapa hari untuk setiap jenis makanan baru agar ibu dapat mengeceknya bila suatu reaksi alergi.

- Jika aleri mengenai keluarga ibu, perhatikan saat pengenalan selai kacang dan makanan lain dari kacang.

- Hindari bayi dari bahan-bahan yang dapat menimbulkan alergi, seperti asap, rokok, debu ruam, sebuk sari, dan binatang piaraan.

Formula Khusus

Jika bayi ibu alergi terhadap susu sapi dan ibu tidak dapat memberinya ASI, coba gunakan susu bayi dari kacang kedelai. Susu ini juga diberikan pada bayi yang tidak tahan terhadap laktosa. Sayangnya, kedelai sendiri jadi pencetus alergi. Selama masa penyapihan, susu kacang kedelai dapat diberikan sebagai minuman dalam cangkir.

- Susu formula dari kacang kedelai mengandung gula bukan dari susu. Waspadalah kesehatan gigi bayi dan jangan berikan susu dalam botol setelah usianya satu tahun. Hindari pemberian susu formula diantara waktu makan dan waktu tidur.

- Susu kedelai biasanya (bukan susu kedelai bayi), tidak boleh diberikan pada bayi yang sedang disapih karena tidak mengandung cukup kalori, vitamin, dan kalsium.

- Ada pula susu bayi yang menggunakan protein susu sapi yang telah dimodifikasi secara khusus untuk bayi yang punya kecenderungan alergi.

- Susu domba atau kambing terkadang dianggap kurang menimbulkan alergi. Namun belum ada bukti ilmiah tentang hal ini. Dalam keadaan apapun, sebaiknya jangan berikan susu ini pada bayi di bawah usia satu tahun karena susu ini tidak mengandung cukup nutrisi penting seperti Vitamin A, D, asam folat dan zat besi.

Semoga informasi ini bermanfaat ya ibu...

*dari berbagai sumber

16 Mei 2013

Mau Dapat Uang dari Blog? AdRewa Saja!


Semakin hari, pasar global terus saja mendorong peningkatan jumlah kemajuan teknologi dan penggunaannya. Internet, dalam hal ini, jumlah penggunanya terus meningkat di setiap harinya. Wajar saja, semua kebutuhan hidup manusia baik pekerjaan, pemenuhan kebutuhan sehari-hari, penyaluran hobi, bahkan saling berinteraksi, sudah dapat dilakukan dengan koneksi internet. Dari okezone.com didapatkan fakta yang cukup menakjubkan. Rata-rata setiap harinya ada sekitar 87 juta orang menggunakan internet. Beberapa diantaranya adalah saya dan juga Anda. 

Saya sendiri sudah suka menulis sejak kurang lebih 10 tahun yang lalu. Namun baru bisa terdokumentasi dengan baik semenjak saya mengenal dunia blog dan mulai aktif memanfaatkannya. Memang, awal perkenalan saya dengan dunia internet dan lebih khususnya mengenal situs website dan blog itu ketika duduk di bangku SMK. Tapi belum benar-benar tertarik seperti sekarang ini. Peningkatan yang pesat juga sekarang saya mulai mencoba membagi informasi yang saya dapat di blog pribadi saya. Saya juga mengenal istilah blog walking untuk mendapatkan informasi di blog oranglain. 

Fakta lain yang saya dapatkan adalah bahwa blog, website dan media lainnya di internet ternyata tidak melulu hanya dimanfaatkan sebagai ajang jual beli dan penyaluran hobi saja. Lebih dari itu, Blog saya bahkan bisa menjadi sumber pendapatan. Ya, Blog juga bisa dimanfaatkan sebagai penambah penghasilan. Mungkin sebagian dari Anda masih bertanya-tanya, bagaimana bisa? Ya tentu saja bisa. Semakin canggihnya teknologi, semakin banyak pula alternatif untuk memperoleh penghasilan. Bahkan untuk ibu-ibu rumah tangga yang hanya bekerja dari rumah. Sambil mengurus anak, sambil mengurus keluarga, pendapatan terus mengalir dengan sendirinya. 

Penasaran? Ingin ikut mencoba?

Berikut saya bagi beberapa tips bagi Anda yang ingin berbagi manfaat sekaligus mendapatkan penghasilan dari internet:

1. Bagi Anda yang suka menulis dan suka membaca, ada baiknya jika Anda mulai 'mengliping' tulisan atau bahan bacaan Anda di blog pribadi. Selain mendapatkan informasi, Anda juga berpahala karena membagi informasi tersebut kepada orang lain. Anda juga bisa mengirimkan tulisan-tulisanitu ke media cetak dan media online. Jika beruntung, penghasilan akan mengalir seiring dimuatnya tulisan-tulisan itu. Selain itu juga saat ini banyak penerbit yang mulai menilik blog-blog yang memiliki kualitas tulisan baik untuk mereka terbitkan menjadi buku.

2. Anda juga bisa mulai mengincar pekerjaan sebagai content writer atau penulis lepas untuk artikel maupun review produk secara online. Yang sedang saya tekuni sekarang ini, menulis untuk beberapa website dan blog penyedia informasi mengenai pendidikan, review produk dan juga informasi mengenai ibu dan anak. Selain menambah pengetahuan, dan juga mengasah kemampuan, saya rasakan sendiri penghasilan yang didapatkan dengan cara ini. Pembayaran yang relatif membuat saya dan juga Anda harus jeli menerima pekerjaan dengan bayaran yang setimpal. Sebab, untuk satu artikelnya ada yang membayar sekitar 3500 sampai 20.000 untuk jumlah kata minimal 200 hingga 1000 kata. 

3. Toko Online. Bagi yang berbakat marketing, penjualan dan semacamnya, blog dan media online lainnya juga sangat mendukung bakat Anda. Dengan sedikit polesan dan kata-kata yang menarik, tentu akan mudah bagi Anda memancing konsumen untuk singgah dan tertarik menilik barang-barang yang Anda tawarkan. Banyak juga teman-teman saya yang mendapatkan pelanggan tetap untuk toko offline mereka dengan cara online ini.

4. Mencoba berbagai produk afiliasi dan publisher advertising di blog Anda. Untuk yang satu ini, peminatnya cukup banyak lho! Bagaimana tidak, hanya dengan memasang banner dan menyediakan space iklan di blog atau website, bisa menghasilkan rupiah yang lumayan. Tidak percaya? Saat ini banyak perusahaan advertising yang menawarkan program iklan digital dengan sistem iklan pay per click (PPC) berbasis keyword, baik berupa iklan text atau iklan banner yang dapat diakses dengan mudah. Baik dari PC Komputer maupun mobile. Dan Anda bisa memasangnya di blog Anda. Pengunjung blog yang tertarik pada iklan yang Anda pasang, nantinya akan mengklik iklan tersebut, sehingga Anda mendapatkan bayaran dari advertiser yang iklannya dipasang di blog Anda.

Mudah bukan?! Dari sana Anda juga dapat menarik teman untuk ikut sama-sama merasakan hasil yang telah Anda dapatkan dengan program afiliasi. Dan tentunya Anda juga akan mendapatkan hasil dari jumlah teman yang ikut bergabung dari anda. 

Nah, saya tertarik untuk membahas tips yang terakhir ini. Baru-baru ini ada perusahaan yang bergerak di bidang Internet Marketing dan Blog Advertising, AstaMedia Group, meluncurkan sebuah layanan periklanan online yang dengan sejumlah inovasi perkembangan bisnis yang mempertemukan para pemasang iklan dan para penerbit iklan. Adalah AdRewa.com, Jaringan Iklan Digital Indonesia yang menyajikan iklan digital berbasis sistem iklan Pay Per Click (PPC) AdRewa yang bisa diandalkan oleh pebisnis online dan juga para publisher, yang dalam hal ini adalah pemilik blog.

www.adrewa.com

Di AdRewa, publisher bisa memilih untuk membuat slot iklan untuk menayangkan jenis iklan tertentu. Ada 5 pilihan tampilan iklan, yaitu Iklan text, Iklan banner, iklan katalog, iklan keyword dan juga iklan mobile. Publisher juga bisa memilih iklan apa saja yang bisa ditampilkan di blognya dengan memasukkan kata kunci tertentu dalam script iklan yang akan dipasang.

Lalu, apakah dengan menjadi Publisher bagi AdRewa, kita akan mendapatkan penghasilan? 
Tentu saja!

Dengan menjadi publisher di AdRewa.com, maka saya, Anda dan kita semua akan mendapatkan komisi hingga 50% dari setiap klik iklan valid yang terpasang di blog kita. Selain itu juga tidak ada batasan minimum trafik untuk blog yang akan didaftarkan menjadi publisher di AdRewa. Juga tidak ada batasan platform blog yang didaftarkan.

Sungguh! Ini sangat memudahkan. Mengingat banyak perusahaan yang juga menawarkan sistem PPC, yang melihat rating trafik dari blog kita untuk kemudian menyetujui atau tidak keinginan kita untuk menjadi publisher. AdRewa menawarkan sistem bagi hasil (revenue share) sebesar 50% kepada publisher. Dengan harga standar klik iklan mulai dari Rp.500, maka publisher akan mendapatkan komisi sebesar Rp.250. Tentu saja tidak berhenti sampai di sini. Sebab AdRewa akan selalu mengadakan pembaharuan yang menilik pada kualitas pengerjaan. Kemungkinan besar, penghasilan ini bisa bertambah seiring berjalannya waktu.

Memang kalau dilihat dari nilai per-kliknya, kita akan cenderung mengabaikannya karena hasilnya dirasa sangat kecil. Tapi coba umpamakan saja kita memiliki lahan kosong di pekarangan rumah, lantas ada orang yang berniat menggunakannya untuk berjualan. Untuk itu, kita diberi imbalan sebesar Rp.250 per-orang yang berbelanja pada si penyewa lahan. Lantas dibayarkan per-bulan atau per-tiga bulan. Pasti langsung terasa hasilnya. Sebab, sebelumnya kita tidak pernah menghitung-hitung untuk menyewakan lahan kosong itu. Dari pada dibiarkan menganggur, lebih baik dimanfaatkan saja, bukan?

Jangan kecewa dulu. Misi AdRewa adalah menjadi perusahaan iklan PPC yang terus berkembang sehingga pada akhirnya nanti ketika jumlah advertiser sudah memadai, maka nilai klik tentu akan meningkat pula. Dengan sistem saat ini saja, nilai klik untuk setiap iklan sebenarnya tidak akan stagnan di Rp.500 itu saja, tetapi sangat terbuka kemungkinan meningkat hingga Rp.1.000 atau Rp.2.000, tergantung bagaimana tingkat kompetisi advertiser.

Menjemput rezeki itu bisa dengan banyak cara. Tergantung kita, pilih yang mana. Tapi yang jelas, utamakan yang halal ya! ^^

Di AdRewa, komisi Anda juga akan ditransfer melalui rekening bank yang didaftarkan ke AdRewa jika komisi telah mencapai minimal Rp. 50.000 dengan waktu yang bisa ditentukan sendiri oleh publisher. Jadi kapanpun kita mau mencairkan komisi kita, selama sudah mencapai batas minimal komisi, penghasilan dapat segera kita nikmati. Mudah bukan?

Ingin merasakan manfaatnya juga? Ingin bergabung tapi tidak mengerti bagaimana caranya? Saya bantu ya...

Klik gambar di bawah ini :


Anda akan terhubung dengan website resmi AdRewa di www.adrewa.com

Langkah selanjutnya :

1. Baca semua ketentuan untuk lebih meyakinkan Anda. Jika ingin lanjut untuk mendaftar, Anda bisa langsung mengajukan pendaftaran dengan mengklik pilihan seperti pada gambar di bawah ini.


2.  Selanjutnya, Anda akan menemui tampilan semacam formulir pendaftaran yang harus Anda isi dengan lengkap. Namun sebelumnya, Anda pilih dulu pilihan di bagian atasnya. Ingin menjadi publisher atau advertiser. Jika memilih publisher, maka format isiannya seperti gambar di bawah ini.

3. Langkah selanjutnya, Anda tinggal membuka e-mail yang Anda daftarkan pada formulir di atas, lalu cek keberadaan e-mail konfirmasi dari AdRewa, seperti yang ada pada gambar di bawah ini.


Selanjutnya, tunggu sampai pihak AdRewa mengonfirmasi bahwa akun Anda telah aktif dan dapat dipergunakan untuk membuat iklan. Lalu, login dengan username dan password yang telah Anda daftarkan. 

Ingin memasang iklan dari AdRewa di blog Anda, tapi tidak mengerti caranya? Simak tips-tips berikut ini :

1.  Login ke blog Anda. Dalam hal ini saya menggunakan blogspot

2. Masuk ke halaman dashboard blog Anda dan lihat di kolom sebelah kiri. Pilih Tata Letak.

3. Klik tambahkan gadget

4. Pilih HTML / JavaScript dengan mengklik tanda + di sebelah kanan

5. Kembali ke akun publisher AdRewa Anda.  Pilih atur iklan > buat slot iklan dan isi  form sesuai keinginan Anda

6.  Pilih jenis iklan yang Anda inginkan. Lalu klik tombol buat kode HTML iklan.

dan....

7. Akan muncul tampilan preview iklan yang telah Anda pilih beserta kode HTML nya. Copy kode tersebut.

8. Pastekan kode HTML iklan ke kolom tambah HTML untuk Gadget Blog ada. Setelahnya, klik simpan.

9. Iklan sudah terpasang. Anda tinggal mempromosikan banyak teman untuk mampir ke blog Anda. Semakin banyak yang mengklik iklan di blog anda, semakin banyak pula komisi yang Anda terima dari AdRewa.

10. Setelahnya, perbanyak do'a dan kembali berikhtiar dengan perbanyak menebar manfaat. Teruslah membaca dan menulis. Urusan hasil, serahkan padanya. Rezeki tidak akan tertukar, kok! ^^

Jadi, sudah mulai tertarik untuk menjemput rezeki dari blog, bukan? Semoga apa yang kita usahakan berbuah berkah-Nya ya...




15 Mei 2013

FF2in1 (2) Beri Aku Waktu

"Kenapa harus secepat ini sih, Bun?" sungutku. 
"Berikan keputusan dong, Na." kata-kata tegas Bunda menyentakku.
Bunda nampak menarik nafasnya dan menghempasnya utuh. "Rafa itu sudah seringkali main ke rumah, Nak. Hampir setiap hari. Membawa ini dan itu. Bunda risih, Nak! Malu sama tetangga."

Ya, memang benar apa yang dikatakan Bunda. Lagipula keterlaluan juga si Rafa tuh. Masa iya tiap hari datang ke rumah. Padahal baru seminggu yang lalu, pertama kali berkenalan dengannya. Pakai acara menyogok pula. Hari pertama ke rumah, dia bawa novel tentang persahabat dan semangat. Bagus sih novelnya, senenglah dikasih. Besoknya dia datang lagi bawa bakso. Nggak bisa nolak, dong. Besoknya lagi bawa brownies. Haduh, takut aja kalau sampai dijampi-jampi. 

Belum berhenti sampai di situ, Rafa juga sudah mengutarakan maksudnya untuk meminangku. Hebat sekali dia langsung menyampaikannya pada Ayah dan Bunda. Tanpa sepengetahuanku. Kalau yang ini sih namanya lancang. 

"Bunda, Naya baru kenal Rafa tuh seminggu ini lho! Masa iya mau langsung nikah. Naya perlu kenal keluarganya. Naya butuh tau latar belakangnya. Masa iya cuma gegara Naya nemukan dompetnya di restoran, dia mau nikahin Naya. Enak banget! Gimana kalau dia itu preman? Gimana kalau dia itu koruptor? Atau..."
"Hussst! Nggak boleh berfikiran buruk sama orang."
"Naya butuh waktu, Bunda. Lagipula Naya nggak ada perasaan apa-apa sama dia."
"Kalau begitu segera putuskan. Agar dia berhenti sebelum melakukan pengorbanan yang lebih banyak lagi."
"Ya udah, Naya nolak nih!" aku menjawab sekenanya. 
"Kalau memang kamu masih butuh kenal lebih jauh, utarakan. Bunda hanya takjub saja. Ada anak laki-laki yang berani melamar kamu hanya dalam satu minggu kenal. Bahkan dia tidak berani menemui kamu di luar rumah. Sekalipun Bunda sudah memberi tau alamat kantor kamu, bahkan restoran langgananmu."
"Masa' Bun?"
Bunda mengangguk.
"Bunda nggak nanya kenapa dia bisa kekeuh ngelamar Naya?" 
"Katanya, dia sudah bertekad untuk tidak pernah pacaran sebelum menikah. Dan kamu adalah perempuan pertama yang buat dia ingin pacaran setelah menikah. Itu saja."
"Memangnya Bunda nggak bilang kalau waktu seminggu ini sangat, sangat singkat untuk menjadi landasan pernikahan?"
"Bunda tanya. Ayah juga," sampai disini Bunda menatapku lekat. "Katanya, untuk saling mengenal dan saling mencintai memang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun setelah menikah, dia yakin kalian akan punya banyak waktu untuk saling mengenal dan mencintai dengan ikatan yang telah halal. Rafa juga bilang, dia memang bukan seseorang yang sempurna, dan dia juga yakin kamu bukan orang yang sempurna. Namun dia yakin di balik ketidak sempurnaan itu, kalian bisa saling melengkapi."
"Tapi Naya belum yakin, Bunda."
"Pernikahan juga tidak mungkin digelar secepat ini, Naya. Perbanyak do'a. Kalau jodoh, dekatkanlah. Kalau bukan, jauhkanlah. Jangan menentang takdir. Kalau memang dia jodohmu, nggak akan bisa ditolak. Tapi kalau memang tidak, akan ada seribu satu cara untuk menggagalkannya."
"Naya butuh waktu, Bunda."
"Selalu ada waktu untukmu, Sayang. Yakinlah bahwa Allah pasti akan pilihkan yang terbaik."

Aku menunduk dalam isak. Ada sebutir hangat yang menyeruak begitu mendengar namanya. "Bunda, Rafa datang!"



Resepku di Nakita

Alhamdulillah...!! Big thanks to Mbak Dedeh dan Nakita atas kesempatannya memuat resep alakadarnya ini. Dimuat di Nakita edisi  737 terbit Senin 13 Mei 2013.




Semoga bermanfaat dan silahkan dicoba ya resepnya... :D

*Domisilinya salah tulis ya, harusnya Kutai Barat. Tapi yang tertulis Jakarta. Nggak apa deh, do'a mudahan bisa 'lihat' monas dari dekat. :D

13 Mei 2013

Tulisanku di Tribun Kaltim

Subhanallah, Alhamdulillah!! Akhirnya pecah telur juga tulisanku di media cetak. Pertama lho!! Berkesan banget pastinya... :D Aku yakin, setiap pengalaman itu nggak ada kata "percuma". Dan untuk membagi manfaat kebaikan itu nggak ada kata "hanya". Semoga dan semoga, beribu kata semoga! Semoga ini awal yang baik untuk memancing tulisan-tulisan selanjutnya. Kata penulis-penulis senior, yang susah itu memecahkan telurnya itu. Giliran sudah pecah telur, insya allah ke depannya akan banyak jalan. Aamiin!! :D

Ini dia tulisanku yang dimuat di Tribun Kaltim 05 Mei 2013, di rubrik Parents Guide :



Dilema Adat

Aku terlahir dari Bapak dan Ibu dengan keturunan Jawa. Aku bangga terlahir dari kultur budaya yang sangat mengagumkan dari tata krama, sopan santun dan tutur kata yang terwarisi dan masih terjaga hingga kini. Sekalipun logatku sudah tercampur-campur dari berbagai suku di belahan Indonesia yang lain. Tapi identitas kesukuan yang mengalir dalam darahku selalu menghadirkan pesona.

Menuai beragam ekspresi negatif dan positif di dalam benakku. Dan semakin bertambahnya usiaku, semakin banyak keberagaman yang kutemui, pertanyaan demi pertanyaan berhambur dan merangsek mencari jawaban yang dapat mewakili ketentraman hati. 

Satu demi satu tradisi dan akar budaya yang masih lestari menarikku untuk kembali mengumpulkan pertanyaan yang senada dengan sebelum-sebelumnya. Ibu dan Bapakku memang orang Jawa, mengerti ritual-ritual yang biasa dilaksanakan dalam suku kami. Tapi beliau tidak pernah memaksa kami untuk menjalaninya jika kami tidak meyakini benar seluk beluk hal tersebut. Sebagaimana yang beliau lakukan juga.  Semua memang harus beralasan jika ingin diyakini. Dan aku tidak menemukan jawaban untuk meyakinkanku mengikuti semua prosesi itu. 

Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud untuk memecah belah kerukunan antar suku. Ini lebih kepada curhatan akan kegalauanku. Beberapa orang teman dari suku yang berbeda juga ternyata bernasib sama denganku. Belum mendapatkan jawaban yang pas dari pertanyaan yang mereka ajukan mengenai prosesi yang mengharuskan mereka untuk menjalaninya.

Setiap kali bertanya, jawabannya pasti sama pula: Sudah tradisi, memang sudah dari sananya. Atau: ya, dari dulu memang seperti ini. Dari zaman nenek moyang sudah melakukan ini.

Tidakkah ada jawaban yang lebih meyakinkan dibanding sekedar mengekor dari apa yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu? Ada dalil yang pas untuk penatalaksanaannya. Hukum sebab akibat, mungkin. Berasal dari mana, atas dasar apa? tuntunannya siapa? 

Jika sudah jelas seperti itu, para generasi muda seperti aku tidak akan setengah-setengah melestarikan kebudayaan adat. Tidak hanya sekedar "mengikuti" apa yang tidak sepenuhnya kami ketahui. Lantas jika tidak sesuai hati nurani dan pemikiran, lalu tidak menjalankan, dianggap melanggar aturan. Tidak memiliki identitas kesukuan. Tidak menghormati budaya para leluhur. Lebih parah lagi bila dicap tidak tau adat atau tidak beradat. Hhuhuu, sampai disini aku mau menangis saja.

Somebody help me! Aku tidak ingin berada dalam kepungan perasaan ini berlarut-larut. Bahkan "mbah" google-pun tidak terlalu paham mengenai asal mula ritual-ritual kesukuan itu. Jadi, apakah ujung-ujungnya aku harus bertanya pada rumput yang bergoyang?

11 Mei 2013

Fenomena Black Market


Perdagangan atau jual beli merupakan salah satu dari banyak usaha yang digemari masyarakat. Semakin berkembangnya zaman, semakin tinggi pula tingkat konsumtifitas manusia. Persaingan bebas juga semakin sarat untuk merebutkan pangsa pasar. Akhirnya segala hal dapat dihalalkan untuk bisa survive dalam dunia perdagangan. Berbagai cara dicoba untuk mendapatkan konsumen. Adalah Black Market, sebuah jalan pendistribusian barang yang dilakukan secara ilegal guna menghindarkan pelakunya terkena wajib pajak. Biasanya dikenal juga dengan istilah pasar gelap.

Black Market sendiri, semakin hari semakin mendunia saja. Segala hal dapat diperjualbelikan dengannya. Perdagangan anak, organ tubuh, peralatan rumah tangga, barang-barang elektronik, dan juga peralatan teknologi. Sekalipun kualitas barang yang diperdagangkannya tidak seperti barang yang diperdagangkan secara legal, tetap saja banyak konsumen yang tertarik padanya. Namun ada juga yang merasa tertipu karena nyatanya barang yang dibelinya ternyata tidak berkualitas sama dengan yang original. Lantas, mengapa banyak orang yang memilih untuk membeli barang dari Black Market? Alasan yang pertama masih berkutat dengan harga jual. Harga barang dari Black Market cenderung berada di bawah barang original. Wajar saja, sebab ada beberapa kelengkapan yang tidak disertakan dalam barang Blackmarket. Seperti tidak adanya nomer seri yang terdaftar untuk garansi produk. Sekalipun secara kasat mata, kondisi barang dari Black Market dan original tidak ditemukan perbedaan yang mencolok. Namun, jika ditelisik lebih dalam lagi, anda tentu dapat menemukan perbedaannya. Seperti lebih sederhananya fitur atau berkurangnya spesifikasi dari produk tersebut.

Semakin bertambahnya produk unggulan dari masing-masing perusahaan teknologi, mungkin juga menjadi salah satu pemicu mewabahnya Black Market ini. Jika anda merupakan konsumen yang memang lebih memilih untuk membeli peralatan teknologi melalui Black Market, tentu anda harus dapat memikirkan resikonya. Namun, jika anda tidak ingin salah memprediksi apakah barang yang anda beli merupakan barang dari black market atau bukan, berikut beberapa hal yang harus anda ketahui. Biasanya, barang yang dijual di Black Market merupakan barang-barang yang sedang menjadi tranding topic dan banyak dicari para konsumennya. Harga dari barang di Black Market tersebut berada pada kisaran yang cukup jauh dibanding harga pasarannya. Yang paling nampak dari barang di Black Market adalah tidak disertainya garansi pada produk tersebut. Sehingga anda tidak dapat melakukan klaim pada service center resminya jika barang tersebut mengalami kerusakan. Barang pada Black Market ditemukan di outlet-outlet yang tidak resmi. Sebab pada distributor resmi, barang tentu akan disertai dengan garansi produk resmi dari perusahaan pembuatnya. Aplikasi yang berada di dalam barang Black Market disinyalir juga sebagai aplikasi ilegal.

Untuk semakin menegaskan barang tersebut adalah barang Black Market atau bukan, anda dapat memastikan keaslian barang tersebut pada dealer resmi yang bersangkutan. Dan akan lebih baik jika anda mendapatkan barang yang anda inginkan langsung dari dealer resminya. Perhatikan juga ada atau tidaknya hologram yang biasanya berada pada kartu garansi dari barang resmi. Jika tidak ada kartu garansi yang menyertai produk tersebut, hanya ada dua kemungkinanya, barang tersebut adalah barang second atau bisa juga barang Black Market. Selain itu anda juga perlu waspada jika waktu garansi yang tertera pada kartu garansi terlampau singkat. Selain itu juga anda perlu waspada terhadap barang-barang tiruan yang saat ini juga marak tersebar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Karenanya, anda sangat perlu untuk berwaspada agar tidak menyesal nantinya. Lakukanlah penelitian yang sungguh-sungguh sebelum membeli sebuah barang. Apalagi jika ternyata barang tersebut memaksa anda untuk merogoh kocek lebih dalam. 

Tentu saja review ini berlaku bagi anda konsumen market legal. Agar anda tidak salah memilih barang yang anda inginkan. Namun bagi anda yang lebih tertarik untuk membeli barang dari black market, tentunya review inti tidak bermaksud untuk menyudutkan anda. Sebab masing-masing pribadi pasti memiliki sudut pandang dan pendapat yang berbeda.